Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

Tanda i'rob isim jamak muannats saalim - Pelajaran 9 Durusul Lughah 2

Gambar
Pada pelajaran ke-9 ini, catatan pentingnya adalah tanda i'rab pada isim khususnya isim jamak mu-annats saalim. Dalam kaidah nahwu yang sudah kita pelajari, kita bisa mengi'rab suatu kata kalau kita mengetahui kaidah-kaidah nahwu seperti di bawah ini: 1. jenis jumlah (jumlah ismiyyah atau jumlah fi'liyyah) 2. tipe kalimah (isim, fi'il, huruf) 3. kedudukan kalimah dalam jumlah (fi'il, faa'il, maf'uul, dll) 4. jenis kalimah (mudzakkar, muannats, mufrad, mutsanna, jamak, nakirah, ma'rifah, dst) 5. keadaan kalimah (marfuu', manshub, majrur, majzum) 6. tanda i'rob (baris fathah, kasrah, dhammah, alif, waw, dst). Alhamdulillah, sebagian besar materi yang disebutkan di atas sudah kita pelajari. Sobat bisa cari materi dan catatannya dengan mengetik kata kunci di kolom pencarian di blog ini. Namun pada pelajaran ke-9 kitab Durusul Lughah jilid 2 ini, materi yang dipelajari hanya alamat atau tanda i'rob dari isim jamak muannats saalim. Tanda i'rab ...

al-munaadaa yang mufrad dan mudhaaf beserta contohnya | Pelajaran 9 Durusul Lughah 2

Gambar
Kita masih di pelajaran 9 kitab Durusul Lughah jilid 2. Materi pelajarannya adalah seputar harfun nidaa. Pada pelajaran sebelumnya (durusul lughah jilid 1) sudah dibahas tentang harfun nida yang munada-nya mufrad. Sekarang kita bahas yang munadaa nya berupa mudhaaf. Namun kita akan mengulang juga sedikit yang munadaa nya mufrad agar kita bisa lihat perbedaannya. Kaidah harfun nida & al-munaadaa 1. harf nidaa atau huruf penyeru/panggilan adalah يَا 2. Yang diseru (dipanggil) disebut al-munaadaa ( المُنَادَى) 3. al-munadaa ada yang mufrad dan ada yang jamak. 4. al-munadaa yang mufrad dalam keadaan mabniyy selalu dhammah. 5. Contoh al-munadaa yang mufrad: a. يَا مُحَمَّدُ = yaa muhammadu, artinya wahai Muhammad. muhammad dalam keadaan marfuu'. b. يَا أُسْتَاذُ = yaa ustaadzu, artinya wahai ustadz. أُسْتَاذُ dalam keadaan marfuu', tanda marfuu nya adalah dhammah. (perhatikan harakatnya, bukan dhammatain (bertanwin), melainkan dhammah karena ia ma'rifah). c. يَا رَجُلُ (yaa ...

Contoh Kalimat fi'il ta'ajjub | Soal dan Jawaban Pelajaran 9 Durusul Lughah 2

Gambar
Ada beberapa materi yang akan dipelajari pada bab ke-9 kitab Durusul Lughah 2 ini. Pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan satu materi saja, yaitu:  فِعْلُ التَّعَجُّبِ (fi'il ta'ajjub) . Fi'il ta'ajjub التَّعَجُّبُ : هو الشعور والإحساس بجمال الشيء أو قبحه ta'ajub adalah perasaan emosional seperti kekaguman akan keindahan sesuatu (atau perasaan takjub akan keburukan sesuatu). Di dalam bahasa Indonesia, takjub berarti kagum atau heran akan sesuatu. Wazan fi'il ta'ajjub dari fi'il yang tsulaatsi mujarrad Wazan fi'il ta'ajjub adalah :  مَا أَفْعَلَ Contoh kalimat menggunakan fi'il ta'ajjub مَا أَجْمَلَ الْوَرْدَةَ = maa ajmala al-wardata Artinya: Betapa eloknya bunga itu! Untuk penjelasan dan kaidah fi'il ta'ajub dari fi'il selain tsulaatsi mujarrad, sudah dijelaskan pada materi fi'il taajub berikut: Fi'il ta'ajjub dan contohnya   Sobat bisa membaca ulang materi fi'il ta'ajjub pada link di atas, pada tuli...

Isnaad Fi'il Maadhi - Fi'il dan Faa'il | Pelajaran 8 Durusul Durusul Lughah 2

Gambar
Materi pelajaran ke-8 kitab Durusul Lughah jilid 2 adalah isnaad fi'il maadhi (Fi'il maadhi dengan faa'ilnya). Pada pelajaran ini, kita juga belajar sharaf, terutama tashrif lughawi fi'il maadhi . Saya telah mencatat tentang tashrif lughawi pada blog ini, yaitu: Tabel tashrif lughawi fi'il maadhi Silakan mempelajari kembali tabel tashri lughawi fi'il maadhi di atas. Setelah membaca dan memahami catatan tersebut, kita fokus kembali belajar isnaad fi'il maadhi yaitu poin pelajaran ke-8. Isnad fi'il madhi Yang dimaksud dengan isnaad dalam ilmu nahwu/sharaf adalah keterkaitan fi'il dengan faa'il. Contohnya ذَهَبَ , fi'il dzahaba ini faa'ilnya adalah huwa ( هُوَ ). Huwa dalam hal ini adalah dhamir mustatir ( ضَمِيْرٌ مُسْتَتِرٌ ). Catatan tambahan : lihat materi kaidah dasar dhamir untuk mengetahui apa itu dhamir mustatir. Sebelum menulis tabel tashrif fi'il madhi, saya akan jelaskan metode penulisan agar dapat dibaca dan dipahami denga...

Kaidah Dasar Dzuu dan Dzaatu | Pelajaran 7 Durusul Lughah 2

Gambar
Kita lanjutkan materi berikutnya dari pelajaran ke-7 kitab Durusul Lughah jilid 2. Kali ini adalah kaidah ذُو (dzuu). Pengertian ذُوْ (dzuu) 1. ذُوْ : اسم من الأسمء الخمسة dzuu adalah isim yang merupakan salah satu asmaa-ul khamsah. Apa itu asmaaul khamsah? Bisa dibaca kembali pada link berikut: apa saja isim asmaaul khamsah? 2. بعده مضاف إليه مجرور Setelah ذُو (dzuu) adalah mudhaaf ilaih. Oleh karena berkedudukan sebagai mudhaf ilaih, maka kata setelah dzuu dalam keadaan majrur. Kaidah dzuu 1. إذا وقعت نعتا فإنّ ما بعدها يوافق ما قبلها في التعريف , والتنكير Maksudnya: Kata setelah dzuu, bentuknya bisa nakirah atau ma'rifah. Tergantung dari isim sebelumnya apakah ia nakirah atau ma'rifah. Sebelum dan sesudah harus sama. Contoh yang nakirah عِنْدِيْ كِتَابٌ ذُوْ غِلاَفٍ أَحْمَرَ 'indii kitaabun dzuu ghilaafin ahmara. Artinya = Saya mempunyai buku yang bersampul merah. kitaabun adalah nakirah, maka ghilaaf juga dalam bentuk nakirah. Penjelasan kalimat غِلاَفٍ adalah mudhaaf i...

Kaana yang khobarnya syibhul jumlah - Pelajaran 7 Durusul Lughah 2

Gambar
Saya telah menulis catatan tentang كان (kaana) pada materi sebelumnya yang bersumber dari buku lain. Pada buku Durusul lughah jilid 2 pelajaran ke-7 juga ada materi tentang kaana. Saya tulis ulang kembali pelajaran tentang kaidah كَانَ (kaana) dengan tujuan murajaah tentang materi ini. Contoh catatan belajar tentang kaana yang telah saya catat di blog ini adalah: a. Contoh fi'il mu'talul 'ain (al-ajwaf)  b. Penjelasan kaana c. kaana dan saudaranya  Sekarang kita kembali fokus kepada pelajaran tujuh dari Durusul lughah jilid 2. Pengenalan tentang كَانَ Di dalam materi ini, kaana dikenalkan oleh penulis buku (semoga Allah menjaganya) di dalam salah satu hiwar (percakapan). Lihat gambar di bawah. Konsep dan kaidah tentang kaana  1. كَانَ : فعل ماض يرفع المبتدأ وينصب الخبر  kaana adalah fi'il maadhi. Di dalam sebuah jumlah ismiyyah (yang terdiri dari mubtada' dan khabar), ia membuat mubtada' dalam keadaan marfuu' dan khabar dalam keadaan manshuub. Dengan kata la...

Dhamir sebagai faa'il dan sebagai maf'uul bih - Pelajaran 7 Durusul Lughah 2

Gambar
Kita masih berada di pelajaran ke tujuh kitab Durusul lughah jilid 2. Materinya masih seputar dhamir, kali ini bahasannya melengkapi pelajaran dhamir sebelumnya, antara lain contoh dhamir mustatir, dhamir muttashil, dhamir yang rafa', dhamir yang nashab. Materi tentang dhamir  1. Macam-macam keadaan dhamir a. Marfuu' Contohnya adalah dhamir yang menempati kedudukan mubtada', khabar, fa'il (atau na-ibul fa'il), isim kaana, dan lainnya. b. Manshub Contohnya adalah dhamir yang menempati kedudukan sebagai isim inna dan maf'ul bih. c. Majruur Contohnya adalah isim yang berkedudukan sebagai mudhaf ilaih, didahului huruf jar, dan lainnya. 2. Dhamir mustatir wajib Dhamir mustatir jenis ini adalah dhamir yang posisinya tidak bisa digantikan oleh isim zhahir lain. Contoh dhamir mustatir wajib: a. pada fi'il amr dengah dhamir anta, misalnya اِذْهَبْ b. Pada fi'il mudhari yang diawali hamzah untuk dhamir ana, misalnya أَذْهَبُ c. Pada fi'il mudhari yang diawali...

Dhamir Muttashil untuk Mukhaathab Jamak | Pelajaran 7 Durusul Lughah 2

Gambar
Hari ini saya akan meneruskan sharing pembelajaran materi dari kitab durusul lughah jilid 2, yaitu dhamir muttashiil mukhaathab jamak untuk mudzakkar dan mu-annats yang berfungsi sebagai faa'il serta menempati kedudukan rafa'. Pelajaran lalu sampai di bab 6, yaitu tentang هَاتِ  Sekarang materi yang dipelajari adalah tentang ta'niitsul faa'il ( تَأْنِيْثُ الْفَاعِلِ ), yaitu faa'il yang muannats. Kita akan mempelajari bentuk muannats ( الْمُؤَنَّث ) dari orang kedua jamak (bentuk dhamir muttashil dari  أَنْتُنَّ ) Kaidah dasar dari dhamir Sebelum melanjutkan pelajaran, sebaiknya kita mengulang kaidah dasar dhamir yang harus diingat, yaitu: 1. Di dalam bahasa Arab, kata ganti (dhamir) ada 14 buah. 2. Dhamir adalah isim mabniyy, artinya isim yang tidak berubah harakat akhirnya baik dalam keadaan rafa', keadaan nashab, maupun keadaan khafadh (jarr). Catatan tambahan: Ada lagi isim yang mabni selain isim dhamir, masih ingat? Kalau mau mengulang membaca tentang isim ...

Belajar I'rab Surat Al-Kautsar

Gambar
Setelah kita belajar nahwu, maka kita harus banyak latihan agar kaidah-kaidah yang kita pelajari akan tetap melekat dalam ingatan kita. Dalam rangka menerapkan kaidah-kaidah nahwu dan sharaf yang telah kita pelajari, maka saya akan mencoba menulis di blog ini hasil latihan i'rab al-Quran. Dengan latihan ini, maka kita akan terbiasa dan mudah untuk menentukan mana kata yang termasuk isim ( اسم ), mana kata yang termasuk fi'il ( فعل ), dan mana yang huruf ( حرف ), dan juga mengetahui apa yang membuat kata itu marfuu', manshuub, dan majruur beserta tanda-tandanya. Kali ini kita akan mencoba mengi'rab surat yang terdapat dalam juz 30 yaitu surat al-kautsar. Untuk latihan i'rob al-Quran surat al-Kautsar ini, sobat harus sudah mempelajari kaidah nahwu sebagai berikut: 1. Salah satu huruf nashab, yaitu huruf inna ( حرف إنّ ). Jika ingin murajaah tentang إنّ, baca kembali pelajaran di bawah: Tentang huruf inna dan kaidahnya serta contoh kalimatnya 2. Huruf Jar dan majruur...

Latihan Terjemah Bahasa Arab | Cerita Pendek tentang Keluargaku

Gambar
Jika sobat sudah tamat membaca dan mempelajari materi kitab Durusul Lughah jilid 1 , Durusul Lughah jilid 2 , dan Durusul lughah jilid 3  , maka sobat telah mempunyai sedikit bekal untuk latihan menerjemahkan kalimat sederhana dalam bahasa Arab. Kali ini saya akan mencoba latihan terjemah bahasa Arab melalui sebuah cerita pendek yang berjudul keluargaku. Di bawah inilah ceritanya. Cerita pendek dalam bahasa Arab dan terjemahannya : Keluargaku أُسْرَتِي نَحْنُ أُسْرَةٌ كَبِيْرَةٌ  تَتَكَوَّنُ مِنْ خَمْسَةِ أَفْرَادٍ : أَبِيْ وَأُمِّيْ وَأَنَا وَأَخِيْ الْكَبِيْرِ وَأُخْتِيْ الصَّغِيْرَةِ نَسْكُنُ فِيْ بَيْتٍ مُتَوَاضِعٍ قَرِيْبٌ مِنَ الْمَسْجِدِ أَمَامَ الْبَيْتِ حَدِيْقَةٌ فِيْهَا أَزْهَارٌ جَمِيْلَةٌ مُتَنَوِّعَةٌ نَعِيْشُ فِيْ هَذِهِ الْمَدِيْنَةِ سُعَدَاءُ Itulah cerita pendek mengenai sebuah keluarga. Sebelum menerjemahkan cerita secara utuh, saya akan mengenalkan arti dari kata per kata ke dalam bahasa Indonesia. Kemudian saya akan mencoba mengartikan cerita pendek di ata...